Barbershop dengan konsep top


Barbershop dengan konsep top


Usaha pangkas rambut atau tukang cukur memang punya perjalanan panjang dalam sejarah Indonesia. Bukan hanya semata ekonomi, tapi masuk pula dalam urusan sosial politik khususnya bagi warga Garut yang mayoritas menggeluti bisnis ini.

Namun, perlahan beberapa pihak mulai mencoba peruntungan melawan dominasi orang-roang garut ini. Konsep pangkas rambut yang kolot dan konvensional diubah lebih modern dan menarik. Pasar untuk pangkas rambut eksklusif ini memang ada. Para pria berkocek tebal, banyak yang masih enggan masuk ke salon untuk bercampur dengan wanita. Namun kondisi sosial ekonomi yang mapan membuat mereka juga sudah tak lagi menyambangi pangkas rambut asgar (asli garut) bertarif maksimal 10 ribu rupiah. Karena itu lahirnya pangkas rambut eksklusif seolah menjawab kebutuhan ini. Konsep pankas rambut non salon tetap didapat. Namun kenyamanan dan eksklusivitas bisa diperoleh juga. Coba kita simak beberapa diantaranya.

Paxi Barbershop

Pangkas rambut yang satu ini bisa dibilang salah satu pionir pembaharuan usaha pangkas rambut. Berdiri sejak tahun 1999, Paxi dirancang sebagai tempat cukur rambut berkategori premium. Nuansa yang ingin ditimbulkan adalah elegan dan menenangkan. Interiornya dibuat klasik dengan kursi berlapis kulit. Kaca besar ditempatkan di masing-masing pelanggan. Tukang cukurnya pun berpenampilan klasik dengan baju warna putih. Pelayanannya mencakup pemotongan rambut bergaya maskulin. Jadi untuk yang masih doyan bergaya remaja dengan rambut sedikit aneh, tak disarankan untuk ke tempat ini. Karena mereka melayani pelanggan yang berusia matang dan dewasa. Tak hanya potong rambut, Paxi juga melayani cukur kumis dan jenggot. Bagi yang senang tampil rapi dan bersih juga bisa mencuci rambut hingga creambath. Bagi yang ingin relax, disediakan layanan reflexiology. Saat ini Paxi hadir di 19 titik yang meliputi kota Jakarta, Bandung dan Surabaya. Lokasi tempat mereka ada di mal atau hote macam Cilandak Town Square dan Kuningan City. Tertarik? Sediakan kocek 80 ribu untuk mendapatkan layanan potong rambut dan pijat kepala.

DiHoek

Barbershop yang satu ini berdiri sejak tahun 2006. Lokasinya berada di pojok jalan Kemang Raya Jakarta. Pangkas rambut yang satu ini membawa nafas baru pada bisnis sejenis. Menggabungkan konsep yang nyaman dengan interior yang klasik. DiHoek memadukan konsep potong rambut dan cafe secara natural. Salah satu yang sering menjadi pembicaraan adalah kemampuan para tukang cukurnya untuk mengikuti gaya rockabilly. Layanannya meliputi potong rambut hingga creambath. Harganya? Bervariasi mulai dari 50 ribu hingga 80 ribu, bergantung dari layanan yang diminta. Bagi yang senang menggunakan pomade, barbershop satu ini punya koleksi yang lumayan menarik.

Barberbox

Putra dan Emir pemilik Barberbox tampak berbeda dengan pemilik barbershop tradisional Asgar. Mereka tampil modern dan cosmopolitan. Begitu juga dengan nuansa tempat cukur yang berlokasi di daerah senopati Jakarta ini. Mereka mendirikan barberbox untuk menutupi kekecewaan pribadi terhadap layanan tradisional tukang cukur. Karena itu mereka tak mengandalkan poster potongan rambut yang umum ditemui. Barberbox memilih untuk menyusun sendiri katalog mereka. Berminat? Untuk menghindari antrian yang sering kali terjadi karena banyaknya peminat. Disarankan untuk melakukan reservasi tempat terlebih dahulu. Sementara urusan biaya, sediakan ongkos cukur 40 ribu rupiah.

Read more at: http://yomamen.com/barbershop-yang-dengan-konsep-top/

Di Hoek, Barbershop 'Gaul' Pertama di Kemang

Di Hoek, Barbershop 'Gaul' Pertama di Kemang



Jakarta -
Bila Anda mengunjungi Kemang Selatan, Jakarta Selatan, alihkan pandangan Anda ke beberapa ruko yang berjajar. Pada sebuah ruko, terdapat tabung berwarna warna merah, putih dan biru yang merupakan icon dari barbershop.

Di atas tabung itu terdapat plang bertuliskan Di Hoek. Di Hoek bisa dibilang sebagai yang pertama ada di kawasan ini, dalam menawarkan layanan perawatan bagi pria. Depot ini sudah berdiri sejak 2006 lalu.

Pendirinya adalah Lia Dewi, Ridha Zaki, Aulia Muhammad dan Lolla Felicia. "Saya beserta rekan yang lain adalah anak-anak Design interior dan produk, kami mendisain dengan konsep yang modern didukung oleh latar belakang kita semua, mendesain sesuatu yang baru hip dan modern dengan konsep dasar daur ulang ada di dalamnya," jelas Lia Dewi.



Sementara, pencukur di sini bernama Wahyu, ia sudah menjadi bagian dari Di Hoek, sejak tempat ini dibuka. "Saya sudah ikut di sini sejak baru Di Hoek buka pada tahun 2006," jelasnya kepada detikHOT (02/07/2014).

Wahyu, 27 tahun, menjelaskan pada saat tempat ini masih baru berdiri, di kawasan Kemang, hampir belum ada tempat serupa yang menawarkan konsep seperti ini.

"Perbedaannya sih sangat drastis banget sejak 2010-an, bukan hanya tempat cukur yang semakin banyak, tapi model potongan rambutnya juga semakin beragam."

Wahyu menjelaskan di Di Hoek ini, pengunjungnya beragam dari mulai anak-anak muda, hingga para ekspat yang berdomisili di kawasan Kemang. Menanggapi permintaan dari klien yang rata-rata anak muda yang lebih banyak permintaan, ia lebih mengikuti semua gaya yang diminta pelanggannya, ini demi kepuasan para pengunjung.



"Sekarang model rambut yang sedang digandrungi itu seperti David Beckham, upper cut gitu, ditambah wax rambut," ujarnya.

Harga yang dipatok di Di Hoek berkisar Rp. 40 hingga Rp. 70 ribu, untuk potong rambut, pijat kepala maupung shaving. Meski harganya terbilang lumayan, Wahyu mengaku sudah ada banyak pelanggan tetap di tempat ini. "Per harinya enggak tentu yang datang, tapi sekitar 20 orang per hari sih ada."

Barber Shop Kian Menjamur di Indonesia

Barber Shop Kian Menjamur di Indonesia


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejak tiga tahun terakhir,  kehadiran barber shop atau tempat pangkas rambut khusus pria disebut semakin menjamur. Hal itu seiring meningkatnya kesadaran para pria akan perawatan rambut mereka.

Nick 'The Barbership', perwakilan dari Indonesia Barbershop Association (IBA) mengatakan perkembangan barber shop di Indonesia sudah bagus. Barber shop saat ini juga telah berlomba-lomba meningkatkan kualitas pelayanannya.

"Dari yang tadinya berbasis di jalan raya atau hanya tempat untuk cukur, sekarang semakin meluas lagi baik dari segi pelayanan maupun kelengkapan alat di barber shop semakin baik," kata Nick dalam Kompetisi Barbershop Gatsby di Jakarta, Sabtu (12/12).

Dewasa ini, para pria memang tak hanya membutuhkan layanan cukur rambut saja. Di barber shop, para pria bisa mendapatkan layanan mulai dari tata rambut sampai pijat kepala.

Tren barber shop, tambah Nick, memang lebih dulu marak di luar negeri, semisal di Amerika. Tetapi, layanan pijat justru lebih booming di wilayah Asia.

LOWONGAN KAPSTER DI BARBERSHOP YOGYAKARTA DAN SOLO


LOWONGAN KAPSTER DI BARBERSHOP YOGYAKARTA DAN SOLO



Dicari kapster pria berpengalaman untuk barbershop.
Kerja shift gaji awal 1,5jt atau kerja full gaji awal 2jt.
Lokasi di Jogja dan Solo


dibutuhkan segera tenaga pangkas rambut pria untuk barbershop. gaji awal 1,5 juta/bulan. penempatan jogja, solo dan sekitarnya.
segera hubungi HUGOZZ BARBERSHOP


Di butuhkan KAPSTER PRIA /tenaga cukur pria

gaji MEMUASKAN

Persyaratan :

-muslim
-pengalaman min 1thn
-rajin & komunikatif

LOWONGAN KAPSTER DI BARBERSHOP YOGYAKARTA DAN SOLO


LOWONGAN KAPSTER DI BARBERSHOP YOGYAKARTA DAN SOLO



Dicari kapster pria berpengalaman untuk barbershop.
Kerja shift gaji awal 1,5jt atau kerja full gaji awal 2jt.
Lokasi di Jogja dan Solo


dibutuhkan segera tenaga pangkas rambut pria untuk barbershop. gaji awal 1,5 juta/bulan. penempatan jogja, solo dan sekitarnya.
segera hubungi MACHO barbershop


Di butuhkan KAPSTER PRIA /tenaga cukur pria untuk bekerja di MACHO barbershop

gaji MEMUASKAN

Persyaratan :

-muslim
-pengalaman min 1thn
-rajin & komunikatif